Tiga Zona Penghubung Disiapkan untuk Integrasi LRT dan KRL Manggarai
LRT Jakarta telah beroperasi di rute Kelapa Gading–Manggarai sejak 16 September 2026. KAI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelesaikan fasilitas penghubung langsung menuju Stasiun KAI Manggarai secara bertahap, karena stasiun LRT dan stasiun KRL tersebut merupakan dua bangunan fisik berbeda.
Stasiun KAI Manggarai mencatat 8.172.780 aktivitas gate pada Januari–September 2026. Rinciannya, 4.149.826 pelanggan masuk dan 4.022.954 pelanggan keluar, sedangkan aktivitas gate selama September mencapai 985.983 pergerakan pelanggan.
Rencana integrasi membagi fasilitas penghubung penumpang ke dalam tiga zona pembangunan. Jalurnya akan melintasi jembatan penyeberangan orang dan kawasan Daerah Aliran Sungai Ciliwung, dengan sebagian pekerjaan memanfaatkan area parkir KAI di sisi Pintu Barat.
Manggarai melayani rute Commuter Line Bogor dan Cikarang serta 700–750 perjalanan kereta setiap hari. Rekor transit di stasiun itu tercatat 201.617 penumpang pada 22 Maret 2026 saat Angkutan Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, setelah fasilitas integrasi selesai, pelanggan dari Bogor, Depok, Bekasi, Cikarang, dan Bandara Soekarno-Hatta dapat melanjutkan perjalanan ke jaringan LRT Jakarta. Rute LRT Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun.