Tiga tahun beroperasi, LRT Jabodebek layani 75,9 juta pelanggan
LRT Jabodebek telah melayani 75,9 juta pelanggan dalam tiga tahun operasionalnya. Capaian itu menegaskan peran layanan rel perkotaan tersebut sebagai salah satu tulang punggung mobilitas harian di kawasan Jabodebek.
Layanan ini disebut ikut memperkuat konektivitas perkotaan dengan memberi pilihan perjalanan berbasis rel bagi warga yang bergerak di antara pusat aktivitas, kawasan permukiman, dan simpul transportasi lain.
Teknologi GoA3 yang digunakan LRT Jabodebek juga kembali disorot dalam momentum tiga tahun operasi. Sistem itu dikenal sebagai otomasi operasi kereta dengan pengawasan awak, yang menjadi bagian dari pengembangan teknologi transportasi dalam negeri.
Bagi pengguna transportasi publik, angka 75,9 juta pelanggan menunjukkan bahwa permintaan perjalanan massal di koridor Jabodebek tetap besar. Tantangannya adalah menjaga keandalan operasi, kenyamanan, dan integrasi antarmoda agar pengguna harian terus bertahan.
Momentum tiga tahun ini sekaligus memperlihatkan bahwa layanan rel perkotaan di Jabodebek tidak hanya bergantung pada perluasan jaringan, tetapi juga pada konsistensi layanan dan kemudahan akses bagi penumpang.