Pengguna Stasiun Sudirman Baru naik tajam setelah pengalihan dari Karet
KAI Commuter mencatat lonjakan pengguna di Stasiun Sudirman Baru setelah layanan naik-turun penumpang Commuter Line dari Stasiun Karet dialihkan mulai 1 September 2026 sebagai bagian dari integrasi antarstasiun.
Pada hari pertama pengalihan, jumlah pengguna yang naik di Stasiun Sudirman Baru tercatat 13.856 orang, sementara pengguna yang turun 10.829 orang. Pada hari kedua, hingga pukul 12.00 WIB, penumpang yang turun di stasiun itu mencapai 8.662 orang, naik 281% dari kondisi sebelum pekerjaan integrasi.
KAI Commuter menyebut angka tersebut sekitar tiga kali lipat dari volume sebelumnya. Untuk merespons kepadatan, operator mengoperasikan gate elektronik dan loket di hall baru sisi timur arah Jalan Sudirman serta sisi barat arah Stasiun Karet lama.
Fasilitas tambahan juga disiapkan untuk memperlancar pergerakan penumpang, termasuk penerangan di selasar selatan, petugas pengamanan, kursi roda, dan bantuan bagi lansia, ibu hamil, serta penumpang disabilitas. Pengguna yang menuju Stasiun Manggarai diarahkan memanfaatkan hall baru sisi timur river side dan langsung menuju peron jalur 2.
Setelah pekerjaan integrasi selesai, peron Stasiun Karet direncanakan dialihfungsikan menjadi area drop-off atau lay-by. KAI Commuter berharap penataan itu sekaligus membantu mengurangi kemacetan di koridor Jalan KH Mas Mansyur.