KAI siapkan travelator di BNI City setelah Karet berhenti layani KRL
KAI disebut menyiapkan travelator di Stasiun BNI City setelah penumpang KRL dari Stasiun Karet dialihkan ke sana. Rencana ini menjadi respons praktis terhadap keluhan pengguna yang harus berjalan lebih jauh sejak Karet tidak lagi melayani naik-turun penumpang.
Perubahan operasional itu membuat BNI City menjadi titik utama bagi penumpang yang sebelumnya memakai Karet. Bagi komuter harian, persoalannya bukan hanya pergantian nama stasiun tujuan, tetapi tambahan jarak berjalan kaki, waktu transit, dan kenyamanan akses pada jam sibuk.
Sejumlah laporan pengguna menggambarkan BNI City lebih modern, tetapi aksesnya terasa melelahkan bagi sebagian penumpang. Sebaliknya, Karet dinilai strategis meski sebelumnya kerap dianggap semrawut di area sekitar stasiun.
Karet kini diarahkan menjadi jalur akses menuju BNI City dalam proses integrasi kawasan stasiun. Jika terealisasi, travelator dapat menjadi fasilitas penghubung yang mengurangi beban berjalan kaki, terutama bagi penumpang dengan mobilitas terbatas atau perjalanan rutin yang mengejar waktu.
Ujian utama pengalihan ini ada pada fase penyesuaian awal. Integrasi fisik dan pengaturan arus penumpang perlu berjalan seimbang agar pemindahan layanan tidak sekadar memusatkan penumpang di BNI City, tetapi juga membuat perjalanan KRL tetap mudah dijangkau dari kawasan Karet dan sekitarnya.