KAI Catat 3,89 Juta Aktivitas Penumpang di 10 Stasiun Dataran Tinggi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 3.898.074 aktivitas naik-turun pelanggan pada 10 stasiun berelevasi tinggi selama Januari–September 2026. Stasiun-stasiun tersebut tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra serta melayani perjalanan Commuter Line dan kereta api jarak jauh.
Stasiun Nagreg menjadi yang tertinggi di Jawa dengan elevasi 848 meter di atas permukaan laut (mdpl), sedangkan Stasiun Siantar memimpin di Sumatra dengan elevasi 383,47 mdpl. KAI menyatakan stasiun-stasiun itu tetap melayani mobilitas harian dan perjalanan antarkota.
Stasiun Nagreg mencatat 42.566 aktivitas Commuter Line Area II Bandung, terdiri atas 26.712 pelanggan naik dan 15.854 pelanggan turun. Stasiun Cipeundeuy pada elevasi 772 mdpl membukukan 38.524 pergerakan kereta api jarak jauh, sementara kereta yang melintasi stasiun tersebut menjalani pemeriksaan sebelum meneruskan perjalanan di lintasan pegunungan.
Stasiun Cimindi mencatat 874.522 pergerakan penumpang Commuter Line di kawasan Bandung Raya. Stasiun Cimahi menjadi yang tersibuk di Jawa dengan 1.400.263 aktivitas, terdiri atas 298.903 perjalanan kereta jarak jauh dan 1.101.360 perjalanan Commuter Line.
Stasiun Garut membukukan 330.612 pergerakan kereta jarak jauh dan 415.989 aktivitas Commuter Line. Stasiun tersebut kembali beroperasi setelah reaktivasi jalur Cibatu–Garut pada 24 Maret 2022, sedangkan Stasiun Siantar melayani 279.492 pergerakan penumpang KA Siantar Ekspres.