BNI City melonjak 326 persen, jarak 500 meter jadi keluhan komuter Karet
Lonjakan penumpang di Stasiun BNI City langsung terasa pada hari pertama pengalihan layanan dari Stasiun Karet. Laporan media menyebut jumlah penumpang KRL di BNI City naik 326 persen setelah Karet tidak lagi melayani naik-turun pengguna Commuter Line.
Perubahan itu membuat sebagian komuter harus berjalan sekitar 500 meter dari kawasan Karet menuju BNI City. Keluhan utama yang muncul bukan hanya soal perpindahan stasiun, tetapi tambahan tenaga dan waktu berjalan kaki dalam rutinitas harian.
BNI City kini memikul fungsi yang lebih besar sebagai titik pengganti terdekat bagi pengguna Karet. Kenaikan tajam penumpang menunjukkan bahwa pengalihan ini bukan perubahan kecil di peta perjalanan, melainkan langsung menggeser arus komuter di pusat Jakarta.
Bagi pengguna KRL, masa transisi akan ditentukan oleh seberapa lancar akses pejalan kaki antara dua stasiun itu. Jika perpindahan masih mengandalkan berjalan kaki biasa, beban terbesar akan terasa pada jam sibuk, saat cuaca buruk, atau bagi penumpang yang membawa barang.
Rencana penghubung seperti travelator Karet–BNI City menjadi semakin penting setelah lonjakan awal ini. Sampai fasilitas penghubung siap, kenyamanan akses menuju BNI City akan menjadi ukuran utama keberhasilan pengalihan dari Stasiun Karet.