Balai Teknik Perkeretaapian Edukasi Pelajar Batang soal Keselamatan Perlintasan
Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang menggelar edukasi keselamatan perlintasan kereta api bagi ratusan siswa SMP Negeri 2 Batang, Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung karena sekolah tersebut berada dekat perlintasan sebidang.
Petugas memperagakan rambu dan cara aman melintas. Koordinator Satuan Pelayanan Pekalongan, Taofiq Hidayat Suwarsono, mengatakan terdapat 29 kecelakaan dengan 33 korban di perlintasan kereta api sepanjang tahun ini. Mayoritas kecelakaan itu, kata dia, terjadi di perlintasan yang dijaga petugas.
Siswa juga mendapat penjelasan mengenai rambu, regulasi, dan sanksi. Mereka diperkenalkan pada slogan “BERTEMAN”, singkatan dari Berhenti, Tengok kanan kiri, Aman lalu Jalan.
Kepala SMP Negeri 2 Batang Moehamad Santoso mengatakan siswa melewati perlintasan tersebut setiap hari saat berangkat dan pulang sekolah. Ia menyebut sebagian siswa masih menerobos tanpa memperhatikan risiko.
Selain edukasi, Satuan Pelayanan Pekalongan menyerahkan topi, rompi, sepatu, kotak P3K, dan perlengkapan lain kepada penjaga perlintasan. Penjaga Jalan Lintas Arifin mengatakan perlengkapan itu membantu tugasnya setelah beberapa tahun tidak mendapat pembaruan.